Home Tutorial Masih Muda, Afi Ahmad Gantikan Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama

Masih Muda, Afi Ahmad Gantikan Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama

Sehari jadi Menteri

1,403
0
SHARE
Masih Muda, Afi Ahmad Gantikan Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama

infokomnews.com – Afi Ahmad Ridlo, santri pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur, terpilih menggantikan Yaqut Cholil Qoumas sebagai menteri agama.

Di hadapan jajarannya, Kamis (21/10/2021), Menag Yaqut menyampaikan bahwa dia ‘menyerahkan’ jabatan Menteri Agama kepada Afi Ahmad Ridlo.

Penyerahan jabatan ini berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kementerian Agama yang merupakan buntut dari program Sayembara Santri Sehari Menjadi Menteri.

Sayembara itu sendiri merupakan bagian dari rangkaian Peringatan Hari Santri 2021.



Afi Ahmad Ridlo berkesempatan menggantikan Gus Yaqut setelah menyisihkan 140 peserta lainnya dalam Sayembara Santri Sehari Menjadi Menteri.

Dengan disaksikan pejabat eselon I Kemenag, Yaqut Cholil Qoumas menyematkan pin Menteri Agama  kepada Afi Ahmad Ridho.

"Saya meminta seluruh jajaran pejabat eselon I dan ASN Kementerian Agama dapat membantu Afi yang akan menggantikan saya hari ini," ungkap Gus Yaqut.

Sehari jadi Menteri

Tidak sendirian, Ghufron Ihsan santri pondok pesantren Al Muhajirin III, Purwakarta dan Nur Winda santri pondok pesantren DDI Salman Allakuang Sidrap turut mendampingi Afi dalam menjalankan tugasnya sehari sebagai menteri.

Keduanya merupakan pemenang ke-2 dan ke-3 Sayembara Santri Sehari Menjadi Menteri.



Usai mendapat pelimpahan wewenang dari Gus Yaqut, Afi Ahmad Ridlo akan memimpin Rapat Pimpinan Kemenag dan beraudiensi dengan tamu Menteri Agama.

Sementara itu, siswa kelas 12 Madrasah Aliyah Nurul Jadid tersebut mengungkapkan jika duduk di kursi Menteri Agama merupakan kebanggaan tersendiri baginya.

"Saya mewakili semua santri nusantara ingin menunjukkan kalau santri itu bisa. Dan kita itu punya potensi untuk memimpin bangsa. Beberapa orang memang memiliki paradigma meminggirkan pesantren. Di forum ini, saya dan teman-teman ingin membuktikan bahwa santri punya lebih dari yang kalian pikirkan," tutur remaja kelahiran Lumajang, Jawa Timur ini.

Tidak lupa, dia juga mengajak para santri untuk dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan negeri.

Menurut Afi, kemampuan santri harus dapat berguna untuk mengabdi kepada bangsa sehingga santri dapat menjadi teladan di berbagai bidang.