Home Komunitas MA IPNU DKI Jakarta Siap Hadiri Munas Dibondowoso, Usulkan H. Abdul Aziz S.E Jadi Ketua Umum

MA IPNU DKI Jakarta Siap Hadiri Munas Dibondowoso, Usulkan H. Abdul Aziz S.E Jadi Ketua Umum

1,011
0
SHARE
MA IPNU DKI Jakarta Siap Hadiri Munas Dibondowoso, Usulkan H. Abdul Aziz S.E Jadi Ketua Umum

Keterangan Gambar : MA IPNU DKI Jakarta Siap Hadiri Munas Dibondowoso, Usulkan H. Abdul Aziz S.E Jadi Ketua Umum, (Istimewa)

 

infokomnews.com - Majelis Alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (MA IPNU) Wilayah DKI Jakarta menyatakan kesiapannya menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) perdana MA IPNU yang akan digelar pada 2-3 Agustus 2025 di Bondowoso, Jawa Timur.

Kesiapan ini disampaikan usai pelaksanaan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) yang berlangsung di Pondok Pesantren Miftahul Ulum milik Rais Syuriah PWNU DKI Jakarta, KH Muhyiddin.

Sekretaris Wilayah MA IPNU DKI Jakarta, Sofiwi, mengungkapkan bahwa Munas ini menjadi momentum bersejarah bagi MA IPNU setelah 17 tahun berdiri sejak deklarasi pada 2008 di Jakarta.

“Majelis Alumni IPNU bukan organisasi tandingan bagi IPNU. Justru sebaliknya, harus menjadi mentor dan pendamping yang membantu IPNU dalam mencetak kader awal NU,” kata Sofiwi dalam keterangan resminya, Rabu (30/7/2025).

Sofiwi menegaskan, MA IPNU tidak boleh bersaing dengan IPNU dalam bentuk apapun.

“Jangan sampai Majelis Alumni justru balap karung dengan IPNU. Dan jangan pernah merasa bangga sebagai alumni kalau di daerahnya tidak ada IPNU,” lanjutnya.

Sofiwi juga menyoroti pentingnya basis data kader IPNU yang tertata rapi. Menurutnya, Majelis Alumni dapat berperan dalam mendorong dan memfasilitasi pendataan tersebut.

“Dengan adanya database yang baik, potensi dan bakat para kader IPNU dapat terpetakan dengan jelas sehingga proses kaderisasi bisa berjalan lebih efektif,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sofiwi menilai Nahdlatul Ulama (NU) tidak perlu membuat sistem kaderisasi baru, melainkan cukup mengoptimalkan banom-banom yang ada seperti IPNU, IPPNU, PMII, Ansor, Fatayat, dan Muslimat. “Setiap banom sudah punya jenjang kaderisasi dari bawah hingga nasional. Jika NU fokus membina dan mendistribusikan kader-kader itu dengan baik, kekuatan luar biasa bisa lahir, baik di level lokal maupun nasional,” ucapnya.

“Jangan sampai umur kader NU habis hanya mengikuti pengkaderan” Kelakar nya. Menurut Sofiwi, selain membahas isu-isu strategis, Munas MA IPNU juga akan menjadi ajang pemilihan ketua umum baru.

Sejumlah nama alumni disebut-sebut layak memimpin, seperti Abdullah Azwar Anas, Saefullah Yusuf, Juri Ardiantoro, Nusron Wahid, Marwan Jafar, Ali Ramdhani, Asrorun Niam, dan lainnya.

Namun, Rakorwil MA IPNU DKI Jakarta telah sepakat untuk mengusulkan H. Abdul Aziz, SE sebagai calon ketua umum Majelis Alumni IPNU 2025-2030.

“Yang paling penting, ketua umum terpilih nanti harus mampu mengayomi, mengonsolidasikan, dan mendistribusikan kader alumni IPNU ke berbagai sektor,” tegas Sofiwi.