
Keterangan Gambar : Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Addin Jauharudin (Istimewa)
infokomnews.com - Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (PP GP Ansor) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah dalam mengalihkan sebagian dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) guna mendukung pelaksanaan program strategis nasional (PSN) Danantara.
Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharudin mengatakan Danantara memiliki visi menjadi katalisator transformasi ekonomi nasional yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing global melalui restrukturisasi, konsolidasi, dan pengembangan sektor-sektor strategis.
"Di tengah ketidakpastian ekonomi global saat ini, Danantara memiliki posisi strategi untuk menjaga dan meningkatkan ekonomi nasional," kata Addin dalam keterangannya, Sabtu (2/8/2025).
Enam misi Danantara, lanjut Addin, dari restrukturisasi dan efisiensi perusahaan negara, hingga optimalisasi aset negara serta meningkatkan investasi jangka, menjadi kunci untuk meningkatkan nilai tambah Indonesia di mata dunia terutama dalam hal investasi.
"Strategi ini sangat matang dan memang ini yang saat ini dibutuhkan Indonesia," urainya.
Menurutnya, pengalihan sebagian dana APBN ke sektor strategis seperti Danantara adalah bentuk tanggung jawab negara dalam menyiapkan fondasi pembangunan jangka panjang yang berkelanjutan.
Di tengah dukungan terhadap Danantara, GP Ansor juga menanggapi beredarnya isu mengenai adanya moratorium rekrutmen calon aparatur sipil negara (CASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Menurut Addin, informasi tersebut adalah tidak benar atau hoaks, dan berpotensi menyesatkan masyarakat.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi. Tidak ada moratorium CASN dan PPPK. Saya sudah cek dan itu tidak ada. Jangan sebarkan hoaks,” tegas Addin.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih cerdas dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang bersumber dari media sosial dan aplikasi pesan instan.
“Di era digital seperti sekarang, hoaks bisa menyebar lebih cepat dari fakta. Mari kita biasakan memeriksa kebenaran informasi, karena ini menyangkut stabilitas dan kepercayaan publik,” ujarnya.
GP Ansor percaya pembangunan Indonesia harus dijalankan dengan pendekatan kolaboratif, visioner, dan berkelanjutan. Program Danantara, menurut Addin, adalah salah satu pintu masuk menuju kemajuan Indonesia yang tidak hanya adil dan makmur, tetapi juga berdaulat secara digital.











LEAVE A REPLY