Home Tutorial IPNU DKI Usulkan Satu Nama Pada Kongres XX IPNU di NTB

IPNU DKI Usulkan Satu Nama Pada Kongres XX IPNU di NTB

1,398
0
SHARE
IPNU DKI Usulkan Satu Nama Pada Kongres XX IPNU di NTB

infokomnews.com - Wakil Ketua Pimpinan Wilayah (PW) IPNU DKI Jakarta Herly Ramadhani menyatakan pihaknya akan mengusung satu nama untuk maju sebagai Calon Ketua Umum Pimpinan Pusat IPNU Masa Khidmat 2022-2025, dalam rangka menyambut perhelatan Kongres XX Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) tahun ini.

“Berdasarkan masukan dan permintaan dari Ketua-Ketua Pimpinan Cabang se-DKI Jakarta, dengan ini, kami sepakat mengusung rekan Aufar Hadi untuk maju dalam kontestasi Kongres IPNU XX di NTB mendatang,” ujar Dhani dalam forum Rapat Pimpinan Wilayah II (Rapimwil II) IPNU DKI Jakarta, di Asrama Haji Jakarta, Senin (28/2/22).

Hal tersebut didasari dari beberapa parameter yang menjadi acuan dalam menghasilkan keputusan, yaitu jenjang kaderisasi, jenjang karir dan peluang yang dijadikan pertimbangan oleh Pengurus Harian PW IPNU DKI Jakarta dan Ketua PC IPNU se-DKI Jakarta.

Dhani menyampaikan bahwa usulan dan masukan dari para Ketua Cabang dan sebagian Pengurus Wilayah masih bersifat sementara. Keputusan resminya akan ditentukan di forum Rapat Pengurus Harian IPNU DKI Jakarta.

“Karena masih belum ada jawaban dari yang bersangkutan (Aufar Hadi), usulan dan permintaan dari para Ketua Cabang akan kami tampung sementara waktu. Keputusan terkait pencalonan akan kami umumkan di forum Rapat BPH yang akan datang,” pungkasnya.

Sebelumnya, PW IPNU DKI Jakarta menyelenggarakan peringatan Harlah IPNU ke-68 Tahun dan Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) IPNU II di Asrama Haji Jakarta, Minggu, (27/02).

Kegiatan yang bertema “Metamorfosa Gerakan Pelajar Menuju Penyempurnaan Organisasi Modern”, itu dihadiri oleh Pengurus PW IPNU DKI Jakarta dan Pengurus Harian Cabang IPNU se-DKI Jakarta. Rapat tersebut membahas mengenai keorganisasian, kaderisasi, dan rekomendasi serta persiapan menghadapi Kongres IPNU XX di NTB mendatang.

Ketua PW IPNU DKI Jakarta Ahmad Bayu mengatakan Rapimwil ini sebagai forum menyatukan gagasan serta solusi atas tantangan pelajar di era disrupsi ini.

“Forum ini menjadi momentum penyatuan pikiran dan gagasan serta mencari solusi dalam menjawab tantangan pelajar di era disrupsi ini. Karena tantangan pelajar kedepan dan IPNU sangat berat dan butuh penyegaran dan konsolidasi yang aktif dan dinamis,” Ujar Bayu dalam sambutan Pembukaan Rapimwil, di Asrama Haji Jakarta, Minggu (27/08).

Sebab, menurut Bayu IPNU mempunyai tanggung jawab moral dalam keberlangsungan NU sepuluh atau dua puluh tahun yang akan datang.

“Hari ini mungkin IPNU Banom termuda di NU, tapi tanggung jawabnya sangat besar. Sebab IPNU adalah garda terdepan dan pengkaderan awal Nahdlatul Ulama. Ini adalah tugas kita dalam merancang NU di masa yang akan datang,” pungkasnya.